Tafsir Al-Quran kali membahas masalah tafsir Surat Al-Baqarah ayat 214-215, tentang ujian bagi orang beriman yang akan meraih surga Allah. Hidayatullah.com | TAFSIR Al-Quran kali membahas masalah tafsir Surat Al-Baqarah ayat 214-215, tentang ujian bagi orang beriman yang akan meraih surga Allah.Mereka akan diberi ujian, cobaan dan guncangan. اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ (2) Abraham disebut orang yang beriman, bapa orang beriman, dia menjadi teladan bagaimana hidup meninggalkan kehidupan lama. Orang yang beriman, maka orang itu akan dibawa kepada kehidupan yang baru. Anugerah Allah itu datang kepada Abraham. Panggilan Allah datang kepada Abraham. Abraham tidak memiliki rencana apapun saja untuk dealing dengan Tidak, setiap orang beriman justru harus diuji lebih dahulu, sehingga keimanannya terbukti. Ujian yang mesti mereka tempuh itu bermacam-macam. Misalnya, perintah berhijrah (meninggalkan kampung halaman demi menyelamatkan iman dan keyakinan), berjihad di jalan Allah, mengendalikan syahwat, mengerjakan tugas-tugas dalam rangka taat kepada Allah. Bahkan pada taraf tertentu, seseorang tidak dikatakan beriman dikarenakan tidak menjaga lisannya. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassallam bersabda, "Yang disebut Muslim adalah orang yang lisan dan perbuatan tangannya membuat orang lain aman dan selamat."(HR. Muslim). Keselamatan seseorang tergantung dari lisannya. .

tidak dikatakan beriman seseorang sebelum diuji